đź§§ Cara Merajut Syal Dengan Jari
Merajutmengingatkan syal, panjang yang akan menjadi sekitar 80-10 cm. Namun, selama proses tersebut, mencoba produk itu sendiri agar sesuai erat sorban. Hat-sorban dengan pola relief . Cara lain bagaimana untuk mengikat serban hat-jari, dengan penjelasan rinci. Ketik jeruji loop untuk pita lebar adalah 10 cm. Jumlah loop harus dibagi oleh
Lilitkanbenang pada jari tangan kelingking kiri, lalu tarik benang ke belakang jari tengah dan telunjuk. 2. Lilitkan benang pada kelingking, lalu tarik ke belakang telunjuk.
Langkahini meliputi menyetrika atau menyetrika uap rajutan. Selalu periksa label benang Anda! Panaskan setrika pada suhu menengah-rendah. Anda mungkin ingin menggunakan suhu yang lebih tinggi maupun lebih rendah tergantung pada jenis benang yang Anda pakai untuk merajut. Setrika syal pada bagian bawahnya, yaitu bagian Anda merajut tusuk bawah (purl).
SiapkanAlat dan Bahan Foto: Ladiestory.id. Siapkan bahan yang diperlukan untuk merajut, seperti : Benang wol besar; Jarum sulam; Benang jahit; Jarum rajut (hakpen) Korek api; Gunting; Cara Merajut Foto: Ladiestory.id. Mulai merajut, dengan cara : Pertama tentukan tebal dan tipisnya syal sesuai dengan kebutuhan Anda.
Buattusuk ganda untuk membuat syal. Kemudian buatlah chain stitch yang terhubung sebanyak 15 buah. Gunakan kait hakpen untuk mengambil benang dari depan ke belakang dan geser hakpen dengan dua lubang pertama, kemudian masukkan rantai ke-4. Kembali lakukan pengambilan benang dengan kait hakpen, setelahnya.
Untukmemegang jarum rajut seperti pensil, putar tangan Anda ke samping dan saling tempelkan ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Pegang jarum dengan jari-jari ini, dengan membiarkannya memanjang melewati ujung jari Anda. Untuk memegang jarum seperti memegang pisau, turunkan tangan Anda, dengan telapak tangan Anda mengarah ke lantai, dan saling dekatkan ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Selipkan jarum ke dalam ruang di antara ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah Anda.
Panduanmerajut syal untuk pemula. Sebelumnya berlanjut ke teknik merajut syal, kenali sejumlah panduan yang sebaiknya dituruti supaya proses merajut syal lebih gampang dilalui seperti di bawah ini: Menyediakan bahan. Sajikan jarum serta benang pribadi untuk rajut. Putuskan warna benang yang kamu kamu butuhkan. Studi tehnik rajut.
Merajutyang bisa kita kenal biasanya menggunakan alat jarum rajut dan bahan benang aneka warna. Namun, ada satu model merajut yang hanya menggunakan keahlian jari-jari tangan, yaitu disebut Yubiami. Kata ini diambil dari kata Yubi berarti tangan, Amu berarti anyaman. Jadi, Yubiami berarti seni merajut benang dengan tangan.
Balikkanbenda kerja. Ketik 3 lebih banyak loop di sepanjang tepi dan 3 yang tidak terlihat. Secara total, harus ada 9 loop pada jari-jari. Tiga putaran pertama dan terakhir diikat dengan jahitan garter dan membentuk tepi lateral. Posisikan penanda pada lingkaran tengah baris. Rajut syal dengan tangan Anda sendiri menggunakan skema "A".
HargaBuku Rajut terbaru - Jika Anda ingin membeli Buku Rajut namun masih bingung dengan harga yang ditawarkan, berikut ini adalah daftar harga Buku Rajut murah terbaru yang bersumber dari beberapa toko online Indonesia. Anda bisa mencari produk ini di Toko Online yang mungkin jual Buku Rajut. Yubiami Merajut Dengan [ Lihat Gambar Lebih
Merajutdengan jari disebut metode yang misalnya a syal XXL direalisasikan. Proses akhir syal rajutan jari pada dasarnya mirip dengan jarum rajut asli. Ada jahitan rantai, jahitan rantai, benang penutup, dll. Perbedaan terbesar: Anda hampir tidak memerlukan aksesori apa pun. Hanya wol yang harus diperoleh. Itu berarti: Bahkan orang awam merajut
jz6aXsE. Unduh PDF Unduh PDF Merajut adalah kerajinan tangan menyenangkan yang bisa Anda pelajari dan nikmati saat masih anak-anak. Anda bisa memanfaatkannya untuk membuat berbagai proyek berbeda, seperti kalung, selimut dan masih banyak lagi. 1 Ketahui apa yang bisa diharapkan dari setiap kelompok usia. Merajut menjadi lebih mudah bagi anak-anak saat mereka bertambah dewasa, tetapi pada dasarnya, setiap anak yang bisa menggunakan pensil dan duduk diam selama beberapa menit sudah cukup dewasa untuk belajar merajut.[1] Di antara usia 4 dan 8, anak-anak masih melatih kemampuan motorik mereka yang baik. Anda akan perlu pendekatan secara langsung untuk mengajar dan membiarkan anak menggunakan banyak waktu untuk mempelajari setiap keahlian sebelum beralih ke keahlian yang berikutnya. Di antara usia 9 dan 12 tahun, anak-anak bisa mulai belajar dan berlatih sendiri, tetapi Anda harus tetap berada di dekat mereka untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan dan mendemonstrasikan teknik-teknik baru. Setelah anak-anak menjadi remaja, biasanya mereka bisa belajar sendiri dan senang bekerja tanpa pengawasan. 2 Demonstrasikan setiap teknik. Terlepas dari kelompok usia, biasanya paling mudah untuk mempelajari teknik saat teknik tersebut pertama kali dilakukan oleh orang lain. Jika Anda tidak bisa mendemonstrasikan teknik sendiri, cobalah temukan bimbingan video atau gambar yang menunjukkan dengan jelas dan perlahan bagaimana teknik tersebut dilakukan. 3Jelaskan setiap istilah saat Anda menggunakannya. Setiap kali Anda menggunakan istilah dalam merajut, Anda perlu menjelaskan arti istilah tersebut. Sebagian anak sulit untuk mengajukan pertanyaan, jadi Anda harus mencoba mengantisipasi bagian-bagian yang mungkin tidak jelas dan menyebutnya saat Anda mengajar.[2] 4 Ulangi baris rajutan. Mudah bagi pemula untuk melupakan cara memulai setelah mereka menyelesaikan apa yang mereka buat. Pengulangan adalah cara terbaik untuk membantu anak mengingat. Saat anak yang Anda ajari menyelesaikan baris pertama, dorong dia untuk membongkarnya dan membuatnya lagi dari awal. Sebagai pilihan lain, setelah menyelesaikan baris pertama, mulailah karya yang baru dari awal ketimbang melanjutkan dari yang lama. 5 Biarkan anak-anak mengekspresikan diri mereka sendiri. Biarkan anak yang Anda ajari melatih kreativitasnya dan bekerja dalam kecepatannya sendiri. Biarkan anak memilih dari rangkaian warna benang dan bahan sederhana yang bermacam-macam. Dorong anak untuk memikirkan proyek-proyek lain yang bisa dibuat dengan ikatan dan jahitan sederhana. Sebagian anak akan menikmati pengulangan teknik yang sama lagi dan lagi, sementara yang lainnya mungkin ingin beralih ke teknik yang baru secepat mungkin. Saat anak-anak dibiarkan untuk bergerak pada kecepatan yang mereka inginkan, biasanya aktivitas akan terasa lebih menyenangkan bagi mereka. 6 Bersikaplah positif dan bangga. Dengan memuji karya anak tersebut, Anda membantunya merasa bangga juga. Rasa pencapaian ini dapat membuat anak-anak lebih menikmati pengalaman belajar. Pujian secara lisan itu bagus, tetapi Anda bisa meningkatkan rasa senang dengan memotret anak dengan karyanya yang sudah selesai. Iklan 1 Pilihlah jarum rajut yang besar. Jarum rajut yang lebih besar lebih mudah untuk dipegang dan digerakkan, jadi itu adalah pilihan terbaik Anda saat masih mempelajari teknik-teknik dasar. Carilah jarum rajut H, I atau J. Jika Anda melihat jarum yang memiliki tanda menurut ukuran milimeter, itu berarti 5 mm, 5,5 mm dan 6 mm, secara berurutan. Anda bisa memilih jarum yang sedikit lebih besar atau sedikit lebih kecil, tetapi pastikan jarumnya terasa nyaman di tangan Anda. 2 Pilihlah bola benang. Carilah benang yang padat dan pilihlah warna apapun yang menarik bagi Anda. Saat belajar cara merajut di masa kanak-kanak, lebih baik menggunakan benang yang sederhana dengan warna yang padat. Hindari benang berpola sampai Anda selesai mempelajari teknik-teknik dasar. Benang dengan ketebalan halus worsted weight dan padat chunky/bulky weight adalah yang paling mudah untuk digunakan, terutama bagi pemula. Benang itu juga lebih cocok untuk digunakan dengan jarum yang lebih besar. Benang juga harus cukup halus. Untuk sementara, hindari untaian yang sangat halus karena itu bisa lebih sulit digenggam dan digunakan. 3Duduklah di daerah yang terang dan jelas. Duduklah pada lokasi meja dengan penerangan yang baik. Singkirkan setiap benda dari meja kecuali benang, jarum rajut dan gunting. Iklan 1 Lilitkan benang pada jari Anda.[3] Ambil ujung benang dengan tangan kiri Anda dan lilitkan pada dua atau tiga jari tangan kanan Anda, sehingga terbentuk lingkaran. Mulailah pada sisi telapak tangan Anda dan lilitkan benang pada jari telunjuk Anda. Lilitkan benang pada bagian belakang jari-jari Anda, melewati jari tengah atau jari manis, dan lingkarkan di sepanjang sisi telapak tangan Anda. Anda harus menciptakan lingkaran yang penuh dan menutup. Pegang lingkaran ini dengan ditutupi ibu jari pada tangan kanan Anda. 2 Tariklah benang melalui lingkaran. Gunakan tangan kiri Anda untuk mengambil benang di balik lingkaran. Tariklah benang ini melalui lingkaran, dimulai dari bawah sisi telapak tangan lingkaran menuju ke atas sisi ibu jari. Benang yang Anda ambil harus berasal dari sisi benang yang menempel dengan bola. Jangan mengambil dari ujung yang lepas. Setelah menyelesaikan langkah ini, Anda akan melihat lingkaran kedua terbentuk. Selipkan lingkaran benang pertama dari jari Anda setelah lingkaran kedua terbentuk. 3 Masukkan jarum rajut ke dalam lingkaran kedua. Selipkan bagian yang terkait dengan jarum rajut Anda ke dalam lingkaran kedua yang Anda buat. Tariklah benang yang tidak terikat di bawah lingkaran Anda untuk mengencangkan benang di sekitar jarum rajut. Lingkaran benang akan berukuran sepanjang 2,5 cm diukur dari atas jarum rajut Anda. Saat Anda menarik benang ke bawah, lingkaran pertama akan menjadi ikatan dan lingkaran kedua akan mendekat ke arah jarum rajut. Setelah benangnya terpasang dengan kencang pada jarum, Anda siap untuk mulai membuat jahitan. Iklan 1 Peganglah jarum rajut. Ambil jarum rajut dengan tangan kanan Anda jika Anda dominan pada tangan kanan atau tangan kiri jika Anda kidal. Peganglah seperti pensil atau pisau, dengan bagian yang mengait mengarah ke bawah dan menghadap Anda. Untuk memegang jarum rajut seperti pensil, putar tangan Anda ke samping dan saling tempelkan ibu jari, telunjuk dan jari tengah. Pegang jarum dengan jari-jari ini, dengan membiarkannya memanjang melewati ujung jari Anda. Untuk memegang jarum seperti memegang pisau, turunkan tangan Anda, dengan telapak tangan Anda mengarah ke lantai, dan saling dekatkan ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah. Selipkan jarum ke dalam ruang di antara ibu jari, jari telunjuk dan jari tengah Anda. 2 Peganglah benang di antara jari-jari Anda. Saat Anda membongkar benang, peganglah dengan kencang di antara jari telunjuk dan ibu jari pada tangan Anda yang tidak dominan tangan kiri jika tangan dominan Anda adalah tangan kanan; tangan kanan jika Anda kidal. Anda akan perlu mengambil benang dengan jarum rajut saat Anda membuat jahitan. Jangan gunakan jari-jari Anda untuk memelintir benang di sekitar jarum rajut. Iklan 1 Ambillah benang dengan jarum rajut Anda. Gunakan jarum Anda untuk mengambil benang. Saat Anda mengambilnya, pelintir jarumnya agar benang melilit di sekitarnya dalam arah jarum jam. Jika Anda memiliki kesulitan mengambil benang, tempatkan simpul di antara ibu jari dan jari telunjuk pada tangan Anda yang tidak dominan untuk menciptakan tegangan dan cobalah kembali. Peganglah benang dari sisi yang masih tersambung pada bola, bukan ujungnya yang lepas. Benang harus diselipkan ke dalam bagian yang terkait pada jarum rajut Anda. 2 Tariklah benang melalui lingkaran pada jarum rajut Anda. Dengan berhati-hati, tariklah benang yang dikaitkan pada jarum rajut Anda melalui lingkaran simpul yang sudah berada pada jarum rajut Anda. Saat Anda melakukan hal ini, lingkaran simpul akan menjadi jahitan rantai pertama Anda. Anda akan masih memiliki satu lingkaran pada jarum rajut Anda. 3 Ulangilah. Teknik yang Anda gunakan untuk menciptakan tusuk rantai pertama Anda adalah teknik yang sama dengan yang harus Anda gunakan untuk menciptakan tusuk rantai lainnya.[4] Buatlah tusuk rantai sebanyak yang Anda mau sampai Anda merasa nyaman dengan proses tersebut. Ambillah benang dengan cara yang sama setiap kali Anda ingin membuat tusuk rantai lagi. Untuk setiap tusuk rantai, Anda harus menarik benang melalui lingkaran yang sudah berada pada jarum rajut Anda. Jahitan yang baru akan terbentuk, dan lingkaran baru akan terlihat pada jarum Anda. Sekarang, Anda harus mencoba untuk melonggarkan jahitan rantai yang mudah terlihat. Cobalah juga untuk membuat setiap jahitan dengan ukuran yang sama. Iklan 1 Buatlah rantai dengan ukuran yang berbeda-beda. Anda bisa membuat berbagai macam proyek hanya dengan membuat rantai dengan ukuran yang berbeda-beda. Tentukanlah apa yang ingin Anda buat, kemudian buatlah rajutan yang cukup panjang untuk melilit apa yang perlu dililit. Contohnya, Anda bisa menggunakan rajutan rantai untuk membuat kalung, gelang, cincin, atau syal tak berujung yang tipis.[5] 2 Tutuplah rantainya. Setelah Anda membuat rantai yang cukup panjang, Anda akan perlu menutupnya menjadi sebuah lingkaran. Untuk menutup rantai, Anda akan perlu membuat jahitan istimewa yang dikenal sebagai tusuk selip. Dengan satu lingkaran masih berada pada jarum rajut Anda, masukkan ujung jarum melalui jahitan rantai pertama yang Anda buat. Ambil benang dengan jarum rajut Anda dengan cara yang sama Anda mengambilnya saat membuat tusuk rantai. Tariklah benang yang baru saja Anda ambil melalui jahitan dan melalui lingkaran benang pada jarum rajut Anda. Saat sudah selesai, rantainya akan membentuk cincin yang saling terhubung dan Anda akan melihat satu lingkaran pada jarum rajut Anda. 3 Kencangkan benang.[6] Sebelum Anda bisa mengerjakan proyek Anda, Anda perlu memotong dan mengencangkan benang untuk mencegah rantai terbongkar. Potong benang yang masih tersambung dengan bola. Sisakan sekitar 10 cm benang saat Anda memotong. Ambil benang yang longgar dengan jarum rajut Anda dengan cara yang sama Anda mengambil benang untuk tusuk rantai Anda. Tariklah benang yang baru saja Anda ambil melalui lingkaran pada jarum rajut Anda. Lanjutkan tarikan untuk membentuk ikatan yang kencang. Tidak boleh ada lingkaran yang berada pada jarum rajut Anda setelah ini selesai. Gunakan gunting untuk memotong benang berlebih. Selamat! Anda telah menyelesaikan proyek merajut sederhana. Iklan 1 Pelajarilah jahitan-jahitan tambahan. Saat Anda sudah merasa nyaman dan percaya diri dengan kemampuan Anda membuat rajutan rantai, Anda bisa mulai mempelajari lebih banyak jahitan yang lebih sulit. Setiap kali Anda berlatih jahitan yang baru, Anda akan perlu membuat fondasi rantai yang panjang terlebih dahulu. Anda akan perlu memasukkan jahitan-jahitan baru ini ke dalam lingkaran rantai Anda. Saat mempelajari jahitan baru, cobalah membuat banyak barisan menggunakan jahitan baru. Lanjutkan membuat barisan dari jahitan yang sama sampai Anda merasa nyaman dengan tekniknya. Setelah menguasai tusuk rantai dan tusuk selip, jahitan berikutnya yang harus Anda pelajari secara berurutan adalah Tusuk tunggal Tusuk ganda Tusuk rangkap tiga 2 Pilihlah pola proyek yang mudah. Setelah Anda melatih jahitan-jahitan dasar Anda, Anda bisa mulai menggunakannya untuk membuat proyek sederhana seperti selimut dan syal. Carilah pola rajutan yang tertulis untuk anak-anak karena petunjuknya akan lebih mudah untuk dipahami. Periksalah jahitan yang tertulis pada petunjuk sebelum Anda memulai. Pastikan Anda tahu cara untuk membuat semua jahitan yang dibutuhkan. Iklan Hal yang Anda Butuhkan Benang tebal dengan warna sederhana Jarum rajut, ukuran H, I, atau J 5 mm, 5,5 mm, atau 6 mm Gunting Tentang wikiHow ini Halaman ini telah diakses sebanyak kali. Apakah artikel ini membantu Anda?
Cara Merajut Panduan Lengkap Merajut untuk Pemula – Merajut bisa dilakukan menggunakan mesin jahit atau menggunakan tangan. Syal, selimut, kaus kaki, & lainnya bisa dibentuk menggunakan beberapa teknik & indera sederhana. knitculture – Merajut adalah hobi yang mudah dilakukan karena mudah dilakukan sambil menonton pertunjukan atau mendengarkan buku audio, dan ini adalah cara yang bagus untuk mulai membuat pakaian Anda sendiri dan barang-barang kain lainnya. Sebelum Anda mulai merajut, Anda harus mempelajari beberapa dasar-dasarnya. Apa itu Rajutan? Merajut adalah metode untuk mengaitkan benang dengan jarum panjang untuk membuat tekstil atau kain. Merajut dapat dilakukan dengan menggunakan mesin jahit, tetapi banyak orang menikmati merajut dengan tangan sebagai hobi yang santai dan produktif. Item umum untuk merajut termasuk syal, topi, sweater, selimut, dan kaus kaki. Baca Juga Mengulas Tentang Jarum Rajut dan Jenis Jarum Rajut Alat Apa yang Anda Butuhkan untuk Merajut? Untuk memulai proyek merajut, Anda hanya perlu empat hal Jarum rajut Jarum rajut panjang dan tipis, biasanya diasah ke satu titik di salah satu ujungnya, dengan bola di ujung yang berlawanan agar jahitan Anda tidak terlepas. Jarum ini tersedia dalam berbagai ukuran, dari ukuran AS 0 hingga ukuran AS 50. Untuk perajut pemula, jarum ukuran sedang seperti 6, 7, atau 8 akan paling mudah dipegang. Setelah Anda memulai proyek merajut yang lebih kompleks, Anda mungkin menemukan bahwa ukuran jarum yang lebih kecil atau lebih besar akan sesuai dengan kebutuhan Anda atau bahkan jarum berujung ganda, untuk merajut dalam putaran. Benang Dengan semua bobot, tekstur, dan warna yang berbeda, memilih benang yang tepat untuk proyek Anda bisa terasa sedikit berlebihan. Pemula harus mencari benang dengan berat terburuk—benang dengan ketebalan sedang yang akan memudahkan Anda untuk melihat jahitan individual Anda. Jika ragu, periksa labelnya setiap gelendong atau bola benang akan memiliki rekomendasi pada kemasannya untuk jenis jarum yang akan digunakan dan cara mengolahnya. Gunting Untuk menyelesaikan proyek Anda, Anda memerlukan gunting untuk memotong proyek Anda dari sisa benang Anda. Rencana proyek Beberapa upaya merajut pertama Anda harus dihabiskan untuk melakukan latihan menjahit, tetapi memilih proyek tertentu dapat membantu Anda bersemangat untuk belajar lebih banyak. Pilih sesuatu yang ingin Anda rajut Pemula harus memilih sesuatu yang datar dan persegi panjang, seperti potholder, serbet, syal, atau selimut bayi dan temukan pola rajutan untuk itu. Mengikuti pola ini saat Anda merajut akan membantu Anda menghindari merajut terlalu sedikit atau terlalu banyak jahitan setiap baris, dan membuat Anda tetap pada jalurnya. 8 Istilah Merajut Kunci Sebelum memulai proyek rajutan pertama Anda, Anda harus mempelajari beberapa istilah umum rajutan Casting on “Casting on” mengacu pada baris pertama jahitan yang akan Anda buat dalam proyek Anda loop pertama pada jarum Anda. Saat Anda memulai bagian dari proyek Anda, Anda akan membuat sejumlah loop, dimulai dengan simpul slip, untuk menambatkan proyek Anda. Anda akan terus merajut loop tambahan ke jarum sampai Anda memiliki deretan jahitan rapi yang akan berfungsi sebagai dasar untuk seluruh proyek Anda. Casting off Casting off, juga dikenal sebagai “mengikat,” mengacu pada saat Anda siap untuk melepas jahitan dari jarum Anda jika Anda hanya melepasnya, proyek Anda akan terurai. Sebagai gantinya, Anda akan membuat tepi yang rapi dengan jahitan baru dan membujuk setiap loop dari jarum Anda satu per satu. Jahitan rajut Jahitan rajut adalah jahitan paling dasar, dan bersama dengan rekannya, jahitan purl, merupakan dasar dari semua rajutan. Untuk melakukan jahitan rajut, Anda akan memasukkan jarum kanan Anda melalui lingkaran di jarum kiri Anda dari belakang, membawa benang melalui lingkaran itu dari bagian belakang proyek Anda ke depan. Jahitan purl Jahitan purl adalah jahitan pendamping untuk jahitan rajut, dan bersama-sama mereka membentuk dasar dari semua rajutan. Untuk menjahit jahitan, geser jarum kiri Anda melalui lingkaran pada jarum kanan Anda dari depan, bawa benang melalui lingkaran itu, dari depan proyek Anda ke belakang. Jahitan stockinette Jahitan stockinette bukan jenis jahitan individual; alih-alih, ini mengacu pada saat seorang perajut mengikuti pola standar dari deretan jahitan rajut dan jahitan purl yang berselang-seling. Jahitan Stockinette adalah tampilan kain rajutan yang paling tradisional, menyerupai rangkaian huruf v kecil. Jahitan garter Jahitan garter adalah jahitan pemula yang mengabaikan baris rajutan tradisional dan baris purl demi merajut setiap jahitan dari setiap baris, sehingga menghasilkan tampilan yang “bergelombang”. Jahitan benih Jahitan benih bukan jenis jahitan individu; alih-alih, ini mengacu pada saat seorang perajut mengikuti pola bergantian antara rajutan dan jahitan purl di baris individu dan di antara baris. Hasil dari pergantian ketat ini adalah kain rajutan yang terlihat seolah-olah terbuat dari biji-biji kecil. Jahitan yang terjatuh Jahitan yang terjatuh mengacu pada saat jahitan terlepas secara tidak sengaja dari jarum Anda dan mulai terurai. Saat Anda belajar merajut, biasanya banyak jahitan yang terjatuh. Banyak perajut menyimpan kait rajutan untuk memudahkan menjahit kembali jahitan yang dijatuhkan kembali ke proyek mereka. Cara Cast On Ada beberapa teknik merajut yang berbeda untuk membuat jahitan pada jarum Anda saat memulai proyek baru. Inilah salah satu metode paling dasar untuk membuat jahitan. Buat simpul selip . Jahitan pertama dari proyek Anda bukanlah jahitan sama sekali ini adalah simpul slip. Untuk membuat simpul selip, buat lingkaran dengan benang Anda sisakan setidaknya 12 inci ekor, lalu bawa ujung ekor ke belakang lingkaran untuk membuat garis vertikal. Dorong jari telunjuk dan ibu jari Anda melalui loop, ambil ekor dari sisi lain, dan tarik melalui loop. Simpul harus “tergelincir” tertutup dan menghasilkan lingkaran yang diikat ke utas Anda. Geser simpul slip ke jarum kanan Anda . Geser loop ke jarum kanan Anda, pastikan ujung ekor paling dekat dengan Anda dan ujung yang menempel pada bola benang Anda dikenal sebagai benang kerja lebih jauh dari Anda. Ambil ekor di tangan kiri Anda . Pegang benang ekor dengan tangan kiri Anda, gunakan jari telunjuk, tengah, manis, dan kelingking untuk menahannya, sementara ibu jari Anda tetap bebas di bagian atas seperti gerakan mengacungkan jempol. Bawa ibu jari Anda di bawah benang untuk membuat lingkaran . Ambil ibu jari kiri Anda di bawah benang ekor dan bawa kembali ke atas, sehingga benang ekor membuat lingkaran di sekitar ibu jari Anda. Geser jarum Anda ke dalam lingkaran dari bagian bawah ibu jari Anda . Dengan menggunakan jarum di tangan kanan Anda, geser jarum ke dalam lingkaran di sekitar ibu jari Anda, bergerak dari bawah lingkaran, bukan di atasnya. Tambahkan loop lain dengan benang yang berfungsi, dari belakang . Sekarang, gunakan tangan kiri Anda untuk menahan jarum sejenak. Dengan tangan kanan Anda, ambil benang yang bekerja dan lingkarkan di atas jarum, dari belakang ke depan gerakan berlawanan arah jarum jam. Jangan ragu untuk mengambil jarum kembali ke tangan kanan Anda sekarang. Tarik ibu jari Anda ke atas dan melewati ujung jarum . Dengan menggunakan tekanan lembut, tarik ibu jari kiri Anda ke atas di sepanjang jarum sehingga lingkaran di ibu jari Anda naik dan melewati ujung jarum. Kencangkan dengan menarik ekornya . Untuk mengencangkan jahitan, tarik perlahan benang ekor sampai jahitannya pas seperti loop sebelumnya. Ulangi . Ulangi proses ini sampai Anda memiliki jumlah jahitan yang diperlukan pada jarum Anda. Cara Merajut Jahitan Sementara jahitan rajut dan jahitan purl adalah dasar dari semua rajutan, Anda dapat membuat proyek datar sederhana hanya dengan menggunakan jahitan rajut. Untuk mempelajari cara merajut jahitan, lihat panduan langkah demi langkah berikut. Pegang rajutan di tangan kiri Anda dan jarum bebas di tangan kanan Anda . Saat melakukan jahitan rajut, jahitan akan selalu dimulai pada jarum kiri Anda, dan dengan setiap gerakan, Anda akan secara metodis membawa setiap jahitan dari jarum kiri ke jarum kanan Anda. Geser jarum kanan Anda dari kiri ke kanan ke tusukan pertama . Pisahkan jahitan pertama di jarum kiri Anda—itu yang paling dekat dengan ujung jarum. Kemudian, ambil jarum bebas Anda dan geser ujungnya ke tusukan ini, dari kiri ke kanan. Sangat penting bagi Anda untuk bergerak dari sisi kiri ke kanan saat mengambil jahitan ini—jika tidak, jahitan Anda tidak akan berfungsi. Lingkarkan benang yang bekerja di sekitar jarum kanan Anda . Dengan jarum saling menempel di jahitan yang sama, ambil benang kerja di tangan kanan Anda dan lingkarkan di sekitar jarum bebas jarum tanpa jahitan, dari belakang ke depan, atau dengan gerakan searah jarum jam. Geser dengan hati-hati jarum bebas Anda di bawah jarum kiri Anda dan kemudian ke depan . Ini adalah bagian tersulit dari jahitan rajut dengan hati-hati bawa jarum kanan Anda kembali ke arah Anda, seolah-olah Anda akan menggesernya keluar dari jahitan. Namun, berhentilah sebelum Anda menariknya sepenuhnya, dan alihkan ujung jarum ke sisi depan jarum kiri Anda. Sekarang, dorong jarum kanan Anda ke atas agar jahitan tidak lepas. Langkah ini mungkin memerlukan beberapa kali percobaan untuk menyesuaikan sangat mudah untuk menjatuhkan jahitan Anda secara tidak sengaja. Tarik jahitan dari jarum kiri Anda . Sekarang setelah jahitan terpasang dengan aman ke jarum kanan Anda, geser perlahan dari jarum kiri Anda. Anda sekarang harus memiliki satu jahitan di jarum kanan Anda. Ulangi . Lanjutkan merajut jahitan di jarum kiri Anda, sampai Anda memiliki seluruh baris di jarum kanan Anda dan jarum kiri Anda bebas. Ganti jarum Anda di antara kedua tangan Anda . Setelah memindahkan semua jahitan dari jarum kiri ke kanan, cukup balikkan jarum dengan semua jahitan di sekelilingnya. Anda sekarang dapat melanjutkan merajut dengan jarum kiri “baru” Anda. Cara Melepaskan Setelah Anda merajut baris sebanyak yang dibutuhkan proyek Anda, saatnya untuk membuang juga disebut mengikat, yang merupakan proses membuat akhir proyek Anda dengan merajut baris terakhir yang tidak akan terurai. Berikut cara membuang. Rajut dua jahitan pertama . Rajut dua jahitan pertama di jarum kiri Anda seolah-olah Anda sedang merajut baris penuh jahitan lainnya. Geser jarum kiri Anda ke jahitan paling kanan . Di sinilah Anda akan menyimpang dari merajut seluruh baris ambil jarum kiri Anda satu dengan semua jahitan di atasnya dan geser melalui jahitan di jarum kanan Anda yang paling dekat dengan dasarnya bukan jahitan di dekat ujungnya. Tarik jahitan melewati ujung jarum kanan dan lepas . Tarik jahitan dengan hati-hati di atas jahitan lainnya di jarum kanan Anda dan lepas dari ujungnya sepenuhnya. Anda seharusnya sekarang hanya memiliki satu jahitan di jarum kanan Anda. Rajut jahitan lain . Karena Anda membutuhkan dua jahitan di jarum kanan Anda setiap saat saat melepaskan, rajut satu jahitan lagi dari jarum kiri ke kanan. Lepaskan jahitan paling kanan . Sekali lagi, Anda akan memasukkan jarum kiri ke tusuk paling kanan, lalu tarik tusuk ke tusuk lain dan lepaskan jarum kanan sepenuhnya. Ulangi, bergantian antara merajut dan melepaskan . Lanjutkan merajut jahitan tambahan dan membuangnya sampai Anda memiliki satu jahitan tersisa di jarum kanan Anda. Potong proyek Anda dari benang kerja Anda . Untuk menyelesaikan proyek Anda, pertama-tama Anda harus memotongnya dari bola benang. Pastikan untuk meninggalkan setidaknya 10 inci ekor, sehingga Anda dapat mengikatnya dengan benar. Lingkarkan ekor baru di atas bagian depan jarum . Ambil ekor benang yang baru dan lingkarkan di bagian depan jarum Anda, atau searah jarum jam. Lingkaran baru ini harus berada di sisi jahitan terakhir yang lebih dekat ke ujung jarum. Bawa jahitan terakhir ke atas dan ke atas loop . Tarik jahitan terakhir dengan hati-hati di atas loop baru yang Anda buat dan lepaskan ujungnya sepenuhnya. Anda sekarang hanya memiliki loop longgar terakhir pada jarum Anda. Tarik loop melalui jahitan . Tarik jarum Anda ke arah Anda, yang seharusnya menarik ekor benang melalui jahitan buangan terakhir. Kencangkan dengan menarik ekornya . Selanjutnya, tarik ekornya, yang akan mengencangkan simpul terakhir. Sekarang Anda dapat memotong ekor sesuai panjang yang Anda suka, dan proyek Anda selesai.
cara merajut syal dengan jari